Rabu, 21 Oktober 2015

Project Management Office (PMO)

Fungsi PMO




  1. Mengintregasikan dan meyelaraskan semua proyek
  2. melakukan identifikasi sinergi dan konflik antar proyek
  3. melakukan identifikasi scop konflik dan schedule antar proyek
  4. memastikan scop konsisten dengan visi,misi dan tujuan
  5. membangun standar dan templates yang sesui dengan kebutuhan
  6. membangun layanan administrasi untuk seluruh proyek.
Kenapa PMO di perlukan

  • Mengurangi resiko kegagalan proyek yang berkaitan dengan waktu,biiaya dan kualitas target.
  • Untuk meniingkatkan keberhasilan Suatu Proyek agar sesuai dengan target yang di harapkan.
  • Mengefisiensikan sumberdaya proyek dengan shared service
  • Untuk mengefektifkan kegunaan sumberdaya atau skill yang lintas proyek dan program.
Beberapa Pertimbngan Untuk Untuk membentuk PMO

  1. Lingkup proyek harus terus menerus berubah sehingga perlu tenaga ahli tambahan.
  2. melibatkan beberapa pengembangan dan vendor yang besar dan berbeda.
  3. Perusahaan membutuhkan laporan yang jelas dan konsolidasi proyek
  4. Lokasi untuk mengaplikasikan sistem terpisah secara geografis.

Kebutuhkan yang bisa tercukupi:
  1. layanan-layanan managemenet proyek seoerti trainer,konsultan,praktisi dan mampu
  2. Pengawal bagi metodologi,proses,dan metriks yang di gunakan dalam perusahaan
  3. mengumpulkan dan mendocumentasikan kesuksesan serta kegagalan proyek
Manfaat PMO
  • mengevaluasi dan menganalisis setiap proyek yang di usulkan dari segi cost and benefit analysis dan tingkat resiko
  • memberikan rekomendasi kepada management atas proyek yang di usulkan oleh unit dan kerja.
  • menentukan skala prioritas terhadap proyek yang di usulkan
  • secara berkala melakukan evaluasi dan monitoring pelaksanaan proyek