Fungsi PMO
- Mengintregasikan dan meyelaraskan semua proyek
- melakukan identifikasi sinergi dan konflik antar proyek
- melakukan identifikasi scop konflik dan schedule antar proyek
- memastikan scop konsisten dengan visi,misi dan tujuan
- membangun standar dan templates yang sesui dengan kebutuhan
- membangun layanan administrasi untuk seluruh proyek.
Kenapa PMO di perlukan
- Mengurangi resiko kegagalan proyek yang berkaitan dengan waktu,biiaya dan kualitas target.
- Untuk meniingkatkan keberhasilan Suatu Proyek agar sesuai dengan target yang di harapkan.
- Mengefisiensikan sumberdaya proyek dengan shared service
- Untuk mengefektifkan kegunaan sumberdaya atau skill yang lintas proyek dan program.
Beberapa Pertimbngan Untuk Untuk membentuk PMO
- Lingkup proyek harus terus menerus berubah sehingga perlu tenaga ahli tambahan.
- melibatkan beberapa pengembangan dan vendor yang besar dan berbeda.
- Perusahaan membutuhkan laporan yang jelas dan konsolidasi proyek
- Lokasi untuk mengaplikasikan sistem terpisah secara geografis.
Kebutuhkan yang bisa tercukupi:
- layanan-layanan managemenet proyek seoerti trainer,konsultan,praktisi dan mampu
- Pengawal bagi metodologi,proses,dan metriks yang di gunakan dalam perusahaan
- mengumpulkan dan mendocumentasikan kesuksesan serta kegagalan proyek
Manfaat PMO
- mengevaluasi dan menganalisis setiap proyek yang di usulkan dari segi cost and benefit analysis dan tingkat resiko
- memberikan rekomendasi kepada management atas proyek yang di usulkan oleh unit dan kerja.
- menentukan skala prioritas terhadap proyek yang di usulkan
- secara berkala melakukan evaluasi dan monitoring pelaksanaan proyek
